Almira Bastari,

Resensi: Resign! - Almira Bastari

Friday, March 16, 2018 Puji P. Rahayu 0 Comments


Resign!

oleh Almira Bastari

4 dari 5 bintang

Image credit: goodreads.com
Judul: Resign
Penulis: Almira Bastari
Genre: Roman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal buku: 288 halaman
Tahun terbit: Januari 2018
ISBN: 9786020380711
Baca via Gramedia Digital

Kompetisi sengit terjadi di sebuah kantor konsultan di Jakarta. Pesertanya adalah para cungpret, alias kacung kampret. Yang mereka incar bukanlah penghargaan pegawai terbaik, jabatan tertinggi, atau bonus terbesar, melainkan memenangkan taruhan untuk segera resign!
Cungpret #1: AlranitaPegawai termuda yang tertekan akibat perlakuan sang bos yang semena-mena.
Cungpret #2: CarloPegawai yang baru menikah dan ingin mencari pekerjaan dengan gaji lebih tinggi.
Cungpret #3: KareninaPegawai senior yang selalu dianggap tidak becus tapi terus-menerus dijejali proyek baru.
Cungpret #4: AndrePegawai senior kesayangan si bos yang berniat resign demi dapat menikmati kehidupan keluarga yang lebih normal dan seimbang.
Sang Bos: TigranPemimpin genius, misterius, dan arogan, tapi sukses dipercaya untuk memimpin timnya sendiri pada usianya yang masih cukup muda.

Resign sebenarnya tidak sulit dilakukan. Namun kalau kamu memiliki bos yang punya radar sangat kuat seperti Tigran, semua usahamu pasti akan terbaca olehnya. Pertanyaannya, siapakah yang akan menang?


Informasi lengkap dapat dibaca di:

Ketika ketika membicarakan pekerjaan, tentunya yang sangat kita inginkan adalah, kita bisa mendapatkan great job. Bukan sekadar good job, atau bahkan job saja. Memangnya apa bedanya? Singkat kata, great job adalah pekerjaan yang sesuai dengan passion kamu dan mencukupi kebutuhan kamu akan finansial. Pastinya, mencari great job tidak akan mudah. Kadang kala, hal inilah yang mendorong seseorang untuk melakukan resign dari pekerjaannya.

Di salah satu kantor konsultan yang terletak di Jakarta, empat orang karyawan dalam satu tim menginginkan untuk melakuan resign. Alasan mereka pun berbeda-beda, mulai dari yang merasa kurang dihargai, menginginkan gaji yang lebih sesuai, hingga rasa sebal yang memuncak kepada sang manajer. Yang pasti, keinginan resign dari keempatnya lah yang menciptakan suatu taruhan. Siapa yang paling cepat resign, akan mendapatkan keuntungan tersendiri.

Bagi Alranita, bertahan selama dua tahun di bawah pimpinan Tigran, manajer timnya yang perfeksionis dan bisa dibilang sadis dalam memimpin, sudah cukup membuat dirinya jantungan. Alranita pun memutuskan untuk resign apabila sudah berhasil mendapatkan penawaran yang lebih baik di perusahaan lain. Karen,  Carlo, dan Andre, juga memiliki ambisi yang sama dengan Alranita. Mereka sama-sama ingin melakukan resign karena alasan masing-masing. Lalu, apakah usaha mereka berhasil? Ternyata, semua punya kisah masing-masing dan tentunya, tidak mudah untuk benar-benar resign dari "asuhan" Tigran.

Bagi saya, Resign ini sangat khas novel metropop. Selain menceritakan huru-hara pekerjaan, tentunya ada romansa yang terselip. Apakah kemudian saya keberatan dengan hal tersebut? Tentunya tidak. Saya malah senang saat membacanya. Bagaimanapun, alasan saya membaca novel semacam ini adalah untuk mengembalikan mood membaca saya yang cukup berantakan. Maka dari itu, saya pun memilih novel yang cukup ringan dan Resign ini menurut saya cukup menyenangkan untuk dibaca.

Selain kesukaan saya terhadap kisah romansa yang ada, setidaknya saya sedikit memahami bagaimana dunia kerja sebagai konsultan. It wouldn't be easy. Setidaknya, hal tersebut memberikan sedikit gambaran bagi saya yang notabene masih awam dalam dunia kerja.

Untuk hubungan antara Alranita dan Tigran sendiri, menurut saya sudah cukup manis. Meskipun terasa agak kaku di awal, ternyata... akhir kisahnya cukup membuat saya.. hmmm, touched? Sort of like that. Intinya, saya suka lah kadar kemanisan mereka. 

So, kalau kamu memang mencari metropop yang segar, Resign bisa menjadi pilihan untuk kamu.

4 dari 5 bintang untuk hubungan Alranita dan Tigran yang... malu tapi mau.

Sincerely,
Puji P.Rahayu

You Might Also Like

0 comments: