Aoyama Gosho,

Detektif Conan Volume 77 by Aoyama Gosho | Manga Review

Friday, April 29, 2016 Puji P. Rahayu 0 Comments

Detektif Conan Volume 77
“Seorang juru kamera yang bekerja di bidang pemberitaan seharusnya nggak pernah lupa membawa kamera ke mana pun untuk mengabadikan kejadian yang bisa menjadi berita. Karena kamera modal seorang juru kamera.

By Gosho Aoyama


4 for 5 stars

Source: goodreads.com
Penerjemah        : M.
Editor                 : Binarti
Jumlah halaman : 184 halaman
Penerbit              : Elex Media Komputindo
Tahun terbit        : 2014
Harga                  : Rp18.000,- di Toko TM Bookstore, Depok Town Square.


Kantor kepolisian metropolitan guncang! Bagaimana nasib Detektif Takagi yang diculik!? Lalu, apa tujuan sebenarnya dari Toru Amuro, Subaru Okiya dan Masumi Sera yang selalu saja terlibat dalam berbagai kasus yang dihadapi oleh Conan dan kawan-kawan!? 


Temukanlah akhir dari kasus kiriman hadiah dari Detektif Takagi, kasus gelembung, uap dan asap, kasus Yusaku Kudo yang belum terselesaikan, serta kasus bayangan.


***
Lagi-lagi, aku membeli volume dari Detektif Conan. Waktu itu, aku iseng jalan-jalan ke TM Bookstore dan akhirnya memutuskan untuk menambah satu volume lagi untuk koleksi Detektif Conan yang kupunya.
"Lebih dari itu daerah pribadiku. Kamu tidak boleh masuk."
Di volume 77 ini, terdapat empat cerita. Tiga kasus lengkap dan satu penyelesaian kasus. Pertama, Aoyama menceritakan akhir dari kasus penculikan Detektif Takagi. Awalnya, semua petugas kepolisian merasa putus asa karena tidak kunjung mengetahui dimana Takagi disekap. Akhirnya, dengan analisis yang diucapkan Conan sepeti biasa, tempat Takagi pun berhasil ditemukan. Tentunya, bagian ini merupakan bagian dari kisah cinta Takagi-Sato. Kedua, kasus tentang gelembung, uap, dan asap. Menurutku kasus yang ini cukup unik. Conan berhasil ikut dalam penyelidikan sebagai Conan. Dia juga nggak menggunakan jarum bius dan alat pengubah suara untuk memecahkan kasus ini. Ia hanya mengandalkan Takagi.
"Ini bukan pembunuhan kok. Percaya saja. Yusako Kudo yang menjamin."
Source: google, edited by me
Ketiga, kasus misterius yang pernah ditangani oleh Yusako Kudo. Seneng juga akhirnya bisa ngelihat Ayahnya Conan lagi. Mengisahkan tentang penemuan mayat dengan simbol rahasia yang tersemat di dekat TKP. Tentunya, Conan dan Sera berusaha mencari tahu apa arti dari simbol tersebut. Sedangkan kasus terakhir, membuat Ai Haibara harus kembali ke wujud aslinya untuk menolong para detektif cilik.


Ceritanya cukup seru untuk volume ini. Tapi aku merasa kasus tentang gelembung, uap, dan asap itu terlalu panjang. Penyelesainnya juga agak melelahkan. Selain itu, semuanya baik-baik saja. Aku malah jasi semangat soalnya tokoh-tokh yang mencurigakan pada keluar semua.

Oh, ya. Untuk kavernya, hemm, itu pantai apa ya kira-kira? Atau lautan apa yaa? Menurutku, kurang eye ctaching sih. Kalau untuk keyhole, baiklah. Memang di volume ini berhubungan dengan Wataru Date, senior Detektif Takagi.  Sepertinya, warna biru ini juga mendominasi warna kaver series Conan akhir-akhir ini. Wooow.

Di volume ini, cukup banyak tokoh-tokoh mencurigakan yang bersliweran. Mulai dari Toru Amuro, Subaru Okiya, dan Masumi Sera. Sempat juga Inspektur Yamamoto muncul dan seperti biasa, melakukan banyak hal-hal aneh :". Dari keempat kasus yang ada, sepertinya kasus yang cukup menarik adalah kasus misterius penemuan mayat dan simbol yang tertinggal.

Yayaya. Semoga aku bisa mereview lebih banyak lagi untuk conan series ini. Hihi :) Sekian dariku untuk kali ini.

--
Depok, 29 April 2016

You Might Also Like

0 comments: